Sabtu, 22 Oktober 2011

Tertipu Mata

Sebuah pengalaman hidup yang menjadikan kami tersentil.

Ya, hari ini waktu dimana pertamakali kami akan bertemu dengan para investor dikantor.

Apa yang terbayang dipikiranmu?

Ketemu orang orang ber jas, berdasi dengan sepatu cling dan pastinya rapi. Bayangan kami juga seperti itu.

Satu,dua, sampai lima investor sudah datang.

Tepat seperti perkiraan kami semua kelihatan rapi, bahkan ada salah satu investor menarik perhatian kami, kenapa?

Karena beliau memakai cincin laba laba dengan berlian dikedua matanya,sesuatu banget :D (lupakan saja ga penting)

Nah betapa kagetnya ketika seorang investor datang lagi. Mata kami tak berkedip sedetik pun.

Kenapa?
Bukan karena beliau paling rapi, tapiiii justru beliau paling tidak rapi.

Baju kemeja tampak kusut, dengan celana jeans bulukan, rambut dikuncir belakang.

Kami merasa penampilan beliau seperti*maaf gelandangan.

Sepertinya beliau bukan investor kami.

Kebengongan kami buyar ketika bapak itu menyapa dengan ramah.

Apa yang terkuak?

Ternyata si bapak adalah pemegang saham terbesar dikantor kami.

Ternyata kami telah tertipu oleh mata telanjang.

Maafkan kami ya pak, tak sepantasnya kami menilai bapak dari penampilan luar saja. Jauh di hati bapak ternyata seorang yang rendah hati, dan memiliki jiwa sosial tinggi.

Oke pelajaran hari ini "jangan pernah menilai orang hanya karena penampilan, jauh disana ada hati yang bisa kamu lihat,rasakan dan nilailah. Nilailah seseorang dengan mata hati, bukan mata telanjang saja"


Jogja, 221011

0 komentar:

Posting Komentar

Menurut Kamu